Skip ke Konten

Operasi SAR Pencarian Yazid di Bukit Mongkrang Ditutup, Tangis Tim SAR Pecah Saat Meminta Maaf ke Sang Ayah

Setelah 13 hari tanpa hasil, tim SAR gabungan resmi menghentikan pencarian pendaki hilang di Bukit Mongkrang meski harapan masih menyisakan duka dan ketidakpastian.
1 Februari 2026 oleh
Operasi SAR Pencarian Yazid di Bukit Mongkrang Ditutup, Tangis Tim SAR Pecah Saat Meminta Maaf ke Sang Ayah
CekBeritanya.com
| Belum ada komentar
Setelah hampir dua pekan pencarian tanpa hasil, tim SAR gabungan menghentikan operasi pencarian pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang, Karanganyar. Medan ekstrem dan nihilnya petunjuk menjadi pertimbangan utama.

Karanganyar —Operasi pencarian terhadap Yazid Ahmad Firdaus, pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, resmi dihentikan pada Jumat (31/1/2026). Keputusan ini diambil setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif selama hampir dua pekan tanpa menemukan tanda keberadaan korban.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Karanganyar, TNI, Polri, relawan pecinta alam, serta warga setempat telah menyisir berbagai titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan Yazid. Area pencarian meliputi jalur pendakian, lembah, hutan lebat, hingga jurang dengan kontur terjal dan kedalaman puluhan meter.

Koordinator operasi SAR menjelaskan bahwa penghentian pencarian dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi lapangan. Selama operasi berlangsung, tidak ditemukan barang pribadi, jejak kaki, maupun petunjuk lain yang mengarah pada posisi korban. Selain itu, kondisi cuaca yang kerap berubah cepat, kabut tebal, serta medan yang licin dan ekstrem menjadi tantangan serius bagi keselamatan tim pencari.

Momen penutupan operasi SAR berlangsung haru. Sejumlah anggota tim SAR dan relawan tampak menitikkan air mata saat menyampaikan hasil akhir pencarian kepada keluarga korban. Keluarga Yazid menerima keputusan tersebut dengan berat hati, meski harapan untuk menemukan keberadaan Yazid belum sepenuhnya padam.

Meski operasi resmi dihentikan, pihak SAR menyatakan pencarian dapat kembali dibuka apabila di kemudian hari muncul informasi baru atau petunjuk yang dapat dipertanggungjawabkan. Sementara itu, keluarga korban bersama relawan masih membuka kemungkinan melakukan pencarian mandiri dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.

Kasus hilangnya Yazid di Bukit Mongkrang menjadi pengingat akan risiko pendakian di jalur pegunungan yang memiliki medan berat dan cuaca tak menentu, serta pentingnya persiapan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan saat melakukan aktivitas alam bebas.

di dalam Berita
Operasi SAR Pencarian Yazid di Bukit Mongkrang Ditutup, Tangis Tim SAR Pecah Saat Meminta Maaf ke Sang Ayah
CekBeritanya.com 1 Februari 2026
Share post ini
Label
Blog-blog kami
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar