Cekberitanya.com - Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang menarasikan adanya penyebaran tikus terinfeksi Hantavirus menggunakan truk kontainer. Video tersebut memicu kekhawatiran publik karena menampilkan sejumlah tikus dalam kondisi tidak biasa dan dikaitkan dengan penyebaran penyakit.
Namun, setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut dipastikan tidak benar. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Kompas.com, tidak ditemukan sumber resmi maupun informasi kredibel yang membenarkan adanya penyebaran tikus pembawa Hantavirus menggunakan kendaraan kontainer.
Hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Tingkat probabilitas rekayasa AI pada video itu disebut mencapai 99,8 persen.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama konten visual yang berpotensi dimanipulasi menggunakan teknologi AI. Pemeriksaan fakta melalui sumber resmi diperlukan untuk mencegah penyebaran hoaks dan kepanikan di masyarakat.
Sumber: