Warga di Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, menyambut gembira penyaluran bantuan logistik melalui helibox yang dijatuhkan dari udara, Selasa (23/12). Suasana sorak sorai pecah di lapangan ketika kotak-kotak bantuan berwarna merah putih tampak melayang dari pesawat dan menarik perhatian warga dari berbagai usia untuk ikut mengejar lokasi jatuhnya bantuan tersebut.
Begitu helibox menyentuh tanah, puluhan warga langsung mengerubungi dan membuka bantuan tersebut. Ekspresi lega dan kebahagiaan tampak dari wajah mereka saat melihat isi bantuan yang kemudian dibagikan secara langsung. Penyaluran melalui udara ini menjadi harapan baru bagi komunitas setempat, terutama karena akses darat ke daerah itu masih terputus akibat bencana sebelumnya, sehingga bantuan udara dipandang sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah di daerah yang terisolasi.
Komandan Batalyon Perbekalan Angkutan (Perbekang) 5 ARY, Letkol CBA Supriyanto, mengatakan setiap helibox telah melalui pemeriksaan ketat sebelum diterjunkan. Ia menekankan bahwa seluruh isi bantuan dicek dengan cermat dan dikemas sedemikian rupa untuk menjamin keamanan selama proses airdrop berlangsung.
Supriyanto menjelaskan berat setiap helibox dibatasi maksimal lima kilogram untuk mencegah kerusakan saat dijatuhkan dari udara. Penataan logistik di dalamnya dilakukan secara terukur agar keseimbangan helibox tetap terjaga dan bantuan bisa mendarat dengan aman serta tetap utuh saat sampai ke tangan warga.
Penyaluran bantuan lewat helibox ini dinilai sangat membantu mengatasi keterbatasan transportasi di wilayah terdampak bencana dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.