Cekberitanya.com - Beredar unggahan di media sosial Facebook yang memuat klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto siap menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika rakyat merasa tidak bahagia.
Narasi tersebut disampaikan secara provokatif dan beredar luas di media sosial.
Tim pemeriksa melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan klaim tersebut ke mesin pencarian Google. Hasilnya mengarah pada klarifikasi dari akun Instagram Jabar Saber Hoaks.
Dari penelusuran tersebut diketahui bahwa klaim tersebut tidak benar. Informasi yang beredar merupakan potongan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang membahas kemungkinan relokasi anggaran program MBG.
Pernyataan tersebut berkaitan dengan evaluasi penyerapan anggaran. Jika realisasi anggaran rendah, maka ada kemungkinan dilakukan penyesuaian atau relokasi anggaran agar lebih efektif. Namun, pernyataan ini tidak pernah menyebut bahwa program MBG akan dihentikan.
Narasi yang beredar di media sosial telah dipelintir sehingga seolah-olah pemerintah akan menghentikan program MBG berdasarkan tingkat kebahagiaan masyarakat.
Kesimpulan
Klaim bahwa Presiden Prabowo akan menghentikan program MBG jika rakyat tidak bahagia adalah tidak benar. Informasi tersebut merupakan hasil pemelintiran pernyataan pejabat terkait evaluasi anggaran. Unggahan tersebut termasuk konten menyesatkan (misleading content).
Sumber: