Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang mengeklaim Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah untuk menggenjot penarikan pajak dari rakyat.
Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Kompas.com, video yang beredar identik dengan tayangan di kanal YouTube BeritaSatu yang merekam pidato pembukaan Rapat Paripurna DPR RI pada 16 Agustus 2022.
Dalam video asli tersebut, tidak ditemukan pernyataan dari Puan Maharani yang meminta pemerintah untuk meningkatkan atau menggenjot penarikan pajak dari masyarakat.
Hasil pemeriksaan menggunakan perangkat deteksi manipulasi digital Deepware menunjukkan bahwa video yang beredar telah direkayasa dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI). Teknologi tersebut digunakan untuk memanipulasi wajah dan suara sehingga seolah-olah Puan Maharani menyampaikan pernyataan yang sebenarnya tidak pernah diucapkan.
Dengan demikian, narasi yang menyertai video tersebut tidak sesuai dengan konteks rekaman asli dan merupakan hasil manipulasi digital.
Kesimpulan
Klaim bahwa Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menggenjot penarikan pajak dari rakyat adalah hoaks. Video yang beredar merupakan hasil rekayasa AI yang memanipulasi wajah dan suara Puan Maharani, sehingga tergolong sebagai konten palsu (fabricated content).
Counter Link: