Beredar sebuah unggahan di Facebook yang mengeklaim aksi mogok kerja sopir truk tangki Pertamina menyebabkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) langka di wilayah Sumatra.
Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Berdasarkan hasil penelusuran, video yang beredar merupakan rekaman lama yang memperlihatkan penyampaian aspirasi awak mobil tangki (AMT) terkait iuran Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), bukan aksi mogok kerja yang mengakibatkan kelangkaan BBM.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyampaian aspirasi tersebut hanya berlangsung singkat dan tidak mengganggu operasional distribusi BBM. Pertamina juga membantah narasi yang menyebut distribusi BBM di Sumatra terganggu akibat mogok kerja sopir truk tangki.
Adapun antrean BBM yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dipengaruhi oleh gangguan distribusi dan meningkatnya pembelian BBM subsidi (panic buying), bukan karena aksi mogok kerja sopir tangki sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. Pertamina telah menambah armada, personel distribusi, dan mengoptimalkan operasional agar penyaluran BBM kembali normal.
Kesimpulan
Video yang diklaim memperlihatkan sopir truk tangki Pertamina mogok hingga menyebabkan pasokan BBM langka di Sumatra adalah tidak benar. Rekaman tersebut merupakan dokumentasi lama saat penyampaian aspirasi awak mobil tangki dan tidak menyebabkan terganggunya distribusi BBM. Dengan demikian, unggahan tersebut tergolong konten menyesatkan (missing context).
Link Counter:
https://tirto.id/salah-sopir-tangki-pertamina-mogok-akibatkan-pasokan-bbm-langka-hzTj