Cekberitanya - Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim adanya tautan pendaftaran program Mudik Gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). [Link]
Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook “Novifitriana” pada Minggu (15/2/2026). Dalam unggahan itu disertakan foto dan narasi yang menyebut bahwa BP BUMN bersama Danantara kembali mengadakan program Mudik Gratis 2026 dengan tema “Mudik Aman Berbagi Harapan”.
Narasi tersebut juga menyebutkan bahwa program ini menyediakan 136 unit bus dan puluhan rangkaian kereta api untuk mendukung perjalanan mudik masyarakat. Pengunggah kemudian mengajak pengguna untuk mendaftar melalui tautan yang dicantumkan dalam unggahan.
Namun setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak benar.
Tim Pemeriksa Fakta dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) melalui situs TurnBackHoax mengakses tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut.
Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi pendaftaran program mudik dari BUMN. Sebaliknya, tautan tersebut membuka halaman yang hanya menampilkan teks bertuliskan “JANGAN KESINI NANTI HILANG”, sehingga tidak memiliki kaitan dengan program mudik gratis.
Penelusuran lebih lanjut dilakukan dengan memasukkan kata kunci terkait pendaftaran Mudik Gratis 2026 dari BUMN ke mesin pencarian. Hasilnya mengarah pada pemberitaan Kompas.com yang menjelaskan mekanisme pendaftaran program tersebut.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa pendaftaran program Mudik Gratis 2026 secara daring dilakukan melalui sejumlah aplikasi dan laman resmi perusahaan BUMN yang menjadi penyelenggara program.
Beberapa di antaranya antara lain melalui aplikasi Pospay milik PT Pos Indonesia, situs mudikpelindo.id milik PT Pelabuhan Indonesia, laman mudik.jasaraharja.co.id milik PT Jasa Raharja, serta situs mudikgratis.jasamarga.co.id yang dikelola PT Jasa Marga.
Dengan demikian, tautan yang beredar di Facebook tersebut bukan merupakan link resmi pendaftaran Mudik Gratis 2026. Pendaftaran program tersebut hanya dilakukan melalui aplikasi dan laman resmi perusahaan BUMN penyelenggara.
Kesimpulannya, unggahan yang mengeklaim tautan pendaftaran Mudik Gratis 2026 melalui link tidak resmi tersebut merupakan konten palsu atau fabricated content. Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan alamat situs resmi sebelum mengisi data pribadi agar terhindar dari potensi penipuan digital.
Sumber:
https://turnbackhoax.id/articles/32774-penipuan-tautan-pendaftaran-program-mudik-gratis-2026