Sebuah unggahan di media sosial membagikan tautan yang diklaim sebagai laman pendaftaran Program Transmigrasi Juli 2026. Unggahan tersebut menjanjikan berbagai fasilitas bagi masyarakat yang mendaftar melalui tautan tersebut.
Namun, klaim tersebut tidak benar.
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi yang menyatakan pemerintah membuka pendaftaran Program Transmigrasi Juli 2026 melalui tautan yang beredar. Modus serupa juga pernah muncul pada 2025 dengan narasi pendaftaran transmigrasi ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Tim Satuan Tugas Komunikasi Publik Kementerian Transmigrasi menjelaskan bahwa tautan tersebut terindikasi sebagai modus phishing atau pencurian data pribadi. Masyarakat diimbau agar tidak mengisi formulir maupun memberikan informasi pribadi, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, atau data sensitif lainnya melalui tautan yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.
Apabila pemerintah membuka pendaftaran program transmigrasi, informasi tersebut akan diumumkan melalui situs resmi Kementerian Transmigrasi dan portal resmi pendaftaran transmigrasi.
Kesimpulan:
Klaim mengenai tautan pendaftaran Program Transmigrasi Juli 2026 adalah hoaks. Tautan yang beredar bukan berasal dari pemerintah dan berpotensi digunakan sebagai sarana pencurian data pribadi. Masyarakat disarankan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi pemerintah.
Link Counter: