Sebuah video yang beredar luas di Facebook menunjukkan pembakaran sebuah truk yang disebut-sebut sebagai milik BNPB. Informasi ini Keliru.
Berdasarkan penjelesan dari artikel berita kompas.com dan detikcom bahwa truk yang dibakar warga aceh utara adalah truk satpol PP Pemerintah Aceh utara yang mengangkut bantuan korban banjir oleh warga di Desa Pante Gaki Balei, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara pada Rabu (10/12/25) sekitar pukul 20.00 WIB.
Truk tersebut berencana mengantarkan bantuan ke Desa Sara Raja, desa terjauh di kabupaten tersebut bersama rombongan Bupati Aceh Utara. Namun truk tersebut tersangkut dijalanan berlumpur, dan ban truk tersebut pecah saat proses evakuasi.
masyarakat mendatangi lokasi truk yang berisi logistik dan meminta logistik dibagikan ditempat, namun terjadi dialog yang memanas karena tujuannya untuk desa lain.
keadaan yang mulai tidak terkendali dan masayarakat saling berdesak dan emosi mengakibatkan truk terjungkal dan terbakar. Pemkab Aceh Utara mengaku belum menetahu penyebab kebakaran tersebut dan meyerahkan penyelidikan ke pihak kepolisian.
Pelurusan informasi ini penting agar tidak terjadi fitnah maupun kesalahpahaman terhadap BNPB yang tidak terlibat dalam insiden tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, memberikan penjelasan resmi bahwa BNPB tidak memiliki keterkaitan dengan insiden tersebut.
Ia menegaskan bahwa:
- Tim BNPB berada di Aceh Utara untuk fokus pada penanganan tanggap darurat, terutama logistik, evakuasi, dan pemulihan akses.
- Distribusi bantuan dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah agar tepat sasaran.
- Truk yang terbakar bukan kendaraan milik BNPB, sehingga narasi tersebut harus diluruskan.