Cekberitanya.com - Beredar unggahan di media sosial yang menawarkan program bantuan peternakan pemerintah periode 2026. Dalam unggahan tersebut, masyarakat dijanjikan bantuan berupa benih ayam, ikan, sapi, kambing, hingga modal usaha dan pakan ternak melalui sebuah tautan pendaftaran.
Namun, informasi tersebut dipastikan tidak benar. Berdasarkan penelusuran, tautan yang dibagikan bukan merupakan laman resmi pemerintah dan tidak memiliki hubungan dengan program bantuan dari instansi mana pun.
Dilansir dari Kompas.com, tautan tersebut diduga menjadi bagian dari modus penipuan digital untuk mencuri data pribadi masyarakat. Pengguna yang mengakses laman itu berpotensi diminta mengisi informasi pribadi yang dapat disalahgunakan oleh pelaku.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian juga telah mengeluarkan peringatan terkait maraknya penipuan berkedok bantuan hewan ternak. Masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya terhadap informasi bantuan yang beredar melalui media sosial, terutama yang meminta pengisian data pribadi melalui tautan tidak resmi.
Pemerintah meminta masyarakat selalu memastikan informasi berasal dari situs resmi kementerian atau lembaga terkait sebelum melakukan pendaftaran maupun memberikan data pribadi.

Sumber: