Skip ke Konten

Klaim Serangan Siber ke Situs BSSN Viral di Instagram, Ternyata Akses Berhasil Diblokir

Unggahan akun @thegarudaeye yang menyebut website BSSN diretas hingga down terbukti menyesatkan; sistem keamanan justru mendeteksi dan menolak akses mencurigakan, termasuk dari luar wilayah yang dibatasi.
31 Maret 2026 oleh
Klaim Serangan Siber ke Situs BSSN Viral di Instagram, Ternyata Akses Berhasil Diblokir
CekBeritanya.com
| Belum ada komentar

Cekberitanya.com - Beredar unggahan di media sosial Instagram dari akun @thegarudaeye yang mengklaim telah berhasil menyerang situs milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) hingga tidak dapat diakses. Klaim tersebut disampaikan melalui unggahan pada 30 Maret 2026 yang dapat dilihat melalui tautan berikut: https://www.instagram.com/p/DWflsX7ASz-/?igsh=MXBwejc4MTBwdWJmNg==

Unggahan itu memicu perhatian publik karena menyangkut keamanan siber lembaga negara. Namun, setelah ditelusuri, informasi yang beredar tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Berdasarkan hasil analisis, tampilan yang ditunjukkan dalam unggahan tersebut bukan merupakan indikasi bahwa situs BSSN mengalami gangguan atau tidak dapat diakses. Gambar yang beredar justru memperlihatkan halaman penolakan akses yang dihasilkan oleh sistem keamanan milik BSSN. Halaman semacam ini umumnya muncul ketika sistem mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan dari suatu sumber akses.

Dalam tampilan tersebut, biasanya terdapat “Support ID” atau nomor kejadian yang berfungsi untuk membantu tim teknis dalam melacak aktivitas di sistem keamanan. Namun, pada gambar yang disebarkan, bagian tersebut tampak sengaja ditutupi. Hal ini mengindikasikan bahwa informasi penting yang dapat menjelaskan situasi sebenarnya tidak ditampilkan secara utuh.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa akses yang dilakukan oleh pihak yang mengklaim serangan justru telah berhasil diblokir oleh sistem keamanan. Dengan kata lain, tidak terjadi peretasan, melainkan upaya akses yang ditolak secara otomatis karena terdeteksi mencurigakan.

Selain itu, klaim lain dalam unggahan tersebut juga didukung dengan tangkapan layar dari situs check-host.net yang memperlihatkan adanya error 403 dari beberapa negara. Namun, perlu dipahami bahwa kode error 403 berarti “akses ditolak oleh server,” bukan menandakan situs mengalami gangguan.

Kondisi ini dinilai wajar karena akses ke situs BSSN memang dibatasi hanya untuk wilayah tertentu, khususnya kawasan Asia Tenggara. Jika ada permintaan akses dari luar wilayah tersebut, sistem akan secara otomatis menolaknya dan menampilkan kode error 403.

Penggunaan tools seperti check-host.net yang melakukan pengecekan dari berbagai lokasi secara bersamaan juga dapat terdeteksi sebagai aktivitas mencurigakan oleh sistem keamanan. Hal ini justru memperkuat bahwa mekanisme perlindungan yang diterapkan berjalan sebagaimana mestinya.

Dengan demikian, klaim yang disampaikan oleh akun @thegarudaeye dapat dipastikan tidak benar dan bersifat menyesatkan. Tidak ditemukan bukti bahwa situs BSSN mengalami gangguan atau tidak dapat diakses oleh pengguna secara normal.

Konten semacam ini berpotensi menimbulkan dampak negatif di masyarakat, antara lain menyebarkan informasi yang keliru mengenai keamanan siber, menimbulkan kesalahpahaman tentang cara kerja serangan digital, serta memberikan edukasi yang tidak tepat kepada publik. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan isu sensitif seperti keamanan siber.

di dalam Berita
Klaim Serangan Siber ke Situs BSSN Viral di Instagram, Ternyata Akses Berhasil Diblokir
CekBeritanya.com 31 Maret 2026
Share post ini
Label
Blog-blog kami
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar