Cekberitanya.com - Beredar unggahan di platform X dari akun “elsaday__” yang mengeklaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendorong PLN menaikkan harga token listrik agar masyarakat lebih hemat. [Link]
Unggahan tersebut disertai narasi provokatif dan telah mendapat ratusan ribu tayangan serta ribuan interaksi dari pengguna media sosial.
Tim pemeriksa melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan klaim tersebut ke mesin pencarian Google. Hasilnya mengarah pada informasi dari berbagai sumber kredibel, termasuk situs resmi PLN.
Dari penelusuran tersebut diketahui bahwa pemerintah melalui Kementerian ESDM menetapkan tarif listrik pada Triwulan I (Januari–Maret) 2026 tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini juga ditegaskan oleh PLN sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga daya beli masyarakat.
Penelusuran juga menunjukkan bahwa informasi serupa sebelumnya pernah beredar dan telah diklarifikasi, sehingga termasuk dalam kategori hoaks lama yang kembali muncul (hoaks daur ulang).
Selain itu, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun pemberitaan kredibel yang menyebut bahwa Menteri ESDM mendorong kenaikan harga token listrik.
Kesimpulan
Klaim bahwa Bahlil Lahadalia mendorong PLN menaikkan harga token listrik adalah tidak benar. Faktanya, tarif listrik pada awal 2026 dipastikan tidak naik. Unggahan tersebut merupakan konten palsu (fabricated content).
Sumber:
- https://turnbackhoax.id/articles/31914-salah-bahlil-ajak-pln-naikkan-harga-token-listrik
- https://turnbackhoax.id/articles/33184-salah-bahlil-dorong-pln-naikkan-harga-token-listrik
- https://turnbackhoax.id/articles/31392-salah-bahlil-minta-pln-menaikkan-harga-token-listrik
- https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/GNGGlXLN-pemerintah-jaga-daya-beli-harga-token-listrik-tak-berubah
- https://web.pln.co.id/media/siaran-pers/2026/01/tarif-listrik-triwulan-i-2026-tidak-naik-pln-jaga-layanan
- https://x.com/elsaday__/status/2034165721526374516
- https://arsip.cekfakta.com/archive/1774503045.124043/index.html#singlefile.html