Cekberitanya.com - Beredar di media sosial sebuah foto yang diklaim memperlihatkan warga merusak dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah anak-anak mengalami keracunan makanan. Narasi tersebut menyebut peristiwa itu terjadi sebagai bentuk kemarahan masyarakat usai siswa diduga keracunan setelah mengonsumsi menu dari program MBG [link].
Klaim ini menyebar luas di berbagai platform media sosial dan menimbulkan kekhawatiran publik. Foto yang beredar memperlihatkan situasi kericuhan dengan bangunan yang tampak rusak, lalu dikaitkan dengan insiden keracunan siswa di Indonesia tanpa disertai penjelasan waktu dan lokasi yang jelas.
Namun setelah ditelusuri, informasi tersebut tidak benar. Foto yang beredar bukan berasal dari peristiwa perusakan dapur MBG di Indonesia. Gambar itu merupakan tangkapan layar dari video kerusuhan yang terjadi di Assam, India pada Desember 2025 [link]. Peristiwa dalam video tersebut tidak berkaitan dengan program MBG maupun kasus keracunan makanan siswa di Indonesia.
Penelusuran lebih lanjut juga tidak menemukan laporan resmi mengenai aksi perusakan dapur MBG oleh masyarakat akibat keracunan. Tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa warga melakukan perusakan fasilitas program tersebut.
Kasus ini menunjukkan bagaimana gambar dari peristiwa di luar negeri dapat dipelintir dan disebarkan dengan narasi yang menyesatkan agar terlihat seolah terjadi di dalam negeri. Penggunaan foto tanpa konteks waktu dan lokasi yang jelas kerap dimanfaatkan untuk membangun opini yang keliru di tengah masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial, terutama yang menggunakan narasi emosional atau sensasional. Pastikan memeriksa sumber, waktu kejadian, dan konteks asli dari foto atau video sebelum membagikannya, agar tidak ikut menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan kepanikan dan kesalahpahaman di ruang publik.
Sumber: