Cekberitanya.com - Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim pemerintah Indonesia resmi menghentikan ekspor gas ke Singapura dan Malaysia. Unggahan tersebut juga menyebut kedua negara panik karena pasokan gas dari Indonesia ditutup sepenuhnya.
Penjelasan
Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Berdasarkan penelusuran dari TurnBackHoax, pemerintah Indonesia tidak menghentikan seluruh ekspor gas secara langsung maupun mendadak.
Kebijakan yang sedang dibahas pemerintah adalah pengurangan ekspor gas secara bertahap guna memprioritaskan kebutuhan energi dalam negeri, bukan penutupan total ekspor. Sejumlah laporan media juga menjelaskan bahwa pengiriman gas ke Singapura masih tetap berlangsung karena kontrak kerja sama ekspor masih berlaku hingga tahun 2028. Pemerintah Indonesia tetap menghormati perjanjian yang telah disepakati sehingga ekspor tetap berjalan sampai masa kontrak berakhir.
Selain itu, tidak ditemukan informasi resmi yang menyatakan Indonesia menghentikan ekspor gas ke Malaysia. Fokus kebijakan pemerintah saat ini lebih diarahkan pada pembatasan kontrak ekspor baru dan pengalihan pasokan gas untuk kebutuhan domestik guna mengantisipasi defisit energi di dalam negeri.
Kesimpulan
Klaim bahwa Indonesia resmi menghentikan seluruh ekspor gas ke Singapura dan Malaysia adalah tidak benar. Informasi tersebut merupakan konten menyesatkan (misleading content).
Sumber: