Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang menampilkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin disertai narasi bahwa pemerintah akan menyalurkan dana bantuan khusus bagi para pekerja yang telah pensiun. Unggahan tersebut mengesankan seolah-olah pengumuman bantuan disampaikan langsung oleh Sjafrie dalam sebuah acara resmi.
Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan pemeriksaan yang dilansir oleh Kompas.com, video yang digunakan dalam unggahan identik dengan tayangan di kanal YouTube Kompas TV berjudul "Jaksa Agung, Menhan Sjafrie & Menteri Nusron Penguasaan Kembali Kawasan Hutan 1 Juta Hektar!".
Video tersebut merupakan dokumentasi kegiatan penyerahan dan penguasaan kembali kawasan hutan dan perkebunan sawit seluas satu juta hektar yang berlangsung pada 9 Juli 2025. Dalam kegiatan itu, Sjafrie hadir sebagai Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Pengarah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan. Tidak ada pembahasan maupun pengumuman mengenai program bantuan untuk pekerja pensiun.
Penelusuran lebih lanjut juga menemukan bahwa suara yang terdengar dalam video dan mengklaim adanya bantuan dana bagi pekerja pensiun bukan suara asli Sjafrie. Hasil pemeriksaan menggunakan alat deteksi AI menunjukkan bahwa audio tersebut kemungkinan besar dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Dengan demikian, klaim bahwa Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan program dana bantuan pemerintah bagi pekerja yang telah pensiun adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi dan tidak mudah percaya pada video yang telah dimanipulasi menggunakan teknologi AI.

Link Counter: