Skip ke Konten

Hoaks Pernyataan “Komandan Selat Hormuz Benci Indonesia karena Berteman dengan AS”

Tidak ada pernyataan resmi dari pejabat Iran, klaim yang beredar di media sosial tidak didukung fakta kredibel
11 April 2026 oleh
Hoaks Pernyataan “Komandan Selat Hormuz Benci Indonesia karena Berteman dengan AS”
CekBeritanya.com
| Belum ada komentar

Cekberitanya.com - Beredar unggahan di media sosial X dari akun “AnKiiim_” pada Senin (6/4/2026) yang menampilkan gambar disertai narasi bernada provokatif. Unggahan tersebut menyebut adanya pernyataan dari “Komandan Selat Hormuz” yang mengklaim membenci Indonesia karena menjalin hubungan dengan Amerika Serikat. [Link]

Konten tersebut menarik perhatian publik dan hingga Kamis (9/4/2026) telah ditonton lebih dari 102 ribu kali, disukai lebih dari 3 ribu pengguna, serta dibagikan ratusan kali.

Namun, setelah tim pemeriksa melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci terkait klaim tersebut ke mesin pencarian Google, tidak ditemukan satu pun pemberitaan dari media kredibel maupun pernyataan resmi yang membenarkan adanya ucapan tersebut.

Penelusuran lebih lanjut mengarah pada pemberitaan media terpercaya yang membahas situasi di kawasan Selat Hormuz. Dalam salah satu laporan disebutkan bahwa pemerintah Iran melalui Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan bahwa jalur Selat Hormuz tetap terbuka untuk semua negara, kecuali pihak-pihak tertentu yang terlibat dalam konflik dengan Iran, seperti Amerika Serikat dan sekutunya.

Pernyataan tersebut tidak pernah menyinggung Indonesia, apalagi menyatakan kebencian terhadap Indonesia seperti yang diklaim dalam unggahan viral tersebut.

Selain itu, tidak ditemukan pula pernyataan dari pejabat militer Iran, termasuk Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), yang menguatkan narasi tersebut. Klaim yang beredar diduga merupakan informasi yang dibuat-buat tanpa dasar yang jelas.

Kesimpulan

Narasi yang menyebut “Komandan Selat Hormuz membenci Indonesia karena berteman dengan AS” adalah tidak benar dan termasuk konten palsu.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat provokatif dan belum terverifikasi kebenarannya. Selalu pastikan informasi berasal dari sumber resmi atau media kredibel agar tidak ikut menyebarkan hoaks yang dapat memicu kesalahpahaman publik.

Sumber:

di dalam Cek Fakta
Hoaks Pernyataan “Komandan Selat Hormuz Benci Indonesia karena Berteman dengan AS”
CekBeritanya.com 11 April 2026
Share post ini
Label
Blog-blog kami
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar