Skip ke Konten

Hoaks Tautan Pendaftaran Bantuan THR Keagamaan 2026 di Facebook

Link yang beredar tidak terafiliasi dengan pemerintah dan meminta data pribadi pengguna.
15 Maret 2026 oleh
Hoaks Tautan Pendaftaran Bantuan THR Keagamaan 2026 di Facebook
CekBeritanya.com
| Belum ada komentar

Cekberitanya - Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim adanya program bantuan THR keagamaan 2026 dari pemerintah. Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook “berita terkini” pada Jumat (6/3/2026). [Link]

Dalam unggahan itu, pengunggah mengajak masyarakat untuk mengecek informasi serta cara pendaftaran bantuan THR melalui tautan yang disertakan. Hingga Kamis (12/3/2026), unggahan tersebut telah memperoleh ratusan tanda suka, ratusan komentar, serta beberapa kali dibagikan ulang oleh pengguna Facebook lainnya.

Namun setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak benar.

Tim Pemeriksa Fakta dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) melalui situs TurnBackHoax melakukan penelusuran terhadap tautan yang dibagikan dengan menggunakan layanan urlscan.io.

Hasilnya menunjukkan bahwa tautan tersebut terhubung dengan layanan CLOUDFLARENET dan menggunakan domain yang berlokasi di Ascension Island, sehingga tidak memiliki keterkaitan dengan situs resmi pemerintah Indonesia.

Selain itu, halaman yang terbuka dari tautan tersebut meminta pengunjung mengisi sejumlah informasi pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif. Pola ini menunjukkan adanya indikasi phishing atau upaya pengumpulan data pribadi secara tidak sah.

Penelusuran lebih lanjut juga dilakukan untuk memastikan mekanisme pemberian THR. Berdasarkan artikel yang dimuat Hukumonline berjudul “Aturan Pemberian THR 2026 untuk Karyawan Swasta” yang terbit pada Rabu (4/3/2026), Tunjangan Hari Raya merupakan hak pekerja yang wajib dibayarkan oleh perusahaan atau pemberi kerja.

Artinya, THR bukan merupakan bantuan sosial dari pemerintah yang harus didaftarkan secara mandiri oleh masyarakat melalui tautan tertentu di internet.

Dengan demikian, tautan yang beredar tersebut merupakan percobaan phishing yang memanfaatkan isu THR untuk menarik perhatian masyarakat agar memberikan data pribadi mereka.

Kesimpulannya, unggahan yang menawarkan tautan pendaftaran bantuan THR keagamaan merupakan konten tiruan atau impostor content. Masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengisi data pribadi pada tautan yang tidak berasal dari situs resmi agar terhindar dari potensi penipuan digital.

Sumber:

di dalam Cek Fakta
Hoaks Tautan Pendaftaran Bantuan THR Keagamaan 2026 di Facebook
CekBeritanya.com 15 Maret 2026
Share post ini
Label
Blog-blog kami
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar