Cekberitanya.com - Beredar sebuah unggahan di media sosial yang mengeklaim vaksin TBC mengandung nanobots serta dapat menyebabkan anak mengalami autisme hingga meninggal dunia.
Penjelasan
Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Berdasarkan penelusuran Tirto.id, vaksin TBC M72/AS01E dikembangkan menggunakan protein fusi bernama M72 yang merupakan gabungan fragmen dari dua protein milik bakteri Mycobacterium tuberculosis, penyebab tuberkulosis (TB). Tidak ada kandungan nanobots dalam vaksin tersebut.
Selain itu, proses pengembangan vaksin telah melalui tahapan penelitian dan uji klinis yang ketat dengan pengawasan untuk memastikan keamanan serta efektivitasnya sebelum digunakan pada manusia.
Indonesia juga dipilih sebagai salah satu lokasi penelitian karena tingginya angka kasus tuberkulosis di dalam negeri. Kehadiran vaksin ini diharapkan dapat membantu menekan angka penularan dan menyelamatkan lebih banyak nyawa dari penyakit TB.
Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa vaksin TBC dapat menyebabkan autisme maupun kematian seperti yang diklaim dalam unggahan.
Kesimpulan
Klaim bahwa vaksin TBC mengandung nanobots dan menyebabkan autisme hingga kematian adalah hoaks. Informasi tersebut tidak didukung bukti ilmiah dan tergolong sebagai konten palsu (fabricated content).
Sumber:
https://tirto.id/tidak-benar-vaksin-tbc-mengadung-nanobots-hvHM