Cekberitanya.com - Akun Facebook “Next Times” pada Senin (16/3/2026) mengunggah informasi yang mengeklaim Menteri HAM Natalius Pigai menyatakan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus tidak ada kaitannya dengan dirinya. [Link]
Unggahan tersebut disertai narasi seolah-olah Pigai membedakan antara tindakan kriminal dan hak asasi manusia, serta menyatakan tidak memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.
Hingga unggahan beredar luas, konten tersebut telah mendapat puluhan ribu reaksi dan komentar dari pengguna media sosial.
Tim pemeriksa melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci terkait klaim tersebut ke mesin pencarian Google. Hasilnya mengarah pada video yang dimuat oleh Kompas.com yang berisi pernyataan resmi Natalius Pigai.
Dari penelusuran tersebut diketahui bahwa Pigai tidak pernah menyampaikan pernyataan seperti yang diklaim dalam unggahan. Dalam pernyataannya, ia justru mengecam keras tindakan penyiraman air keras dan menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kekerasan yang tidak dapat ditoleransi.
Tidak ditemukan kutipan resmi maupun rekaman yang menunjukkan Pigai mengatakan bahwa kasus tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan dirinya. Narasi yang beredar diduga merupakan hasil pemelintiran atau pembuatan informasi yang tidak sesuai dengan fakta.
Sebagai konteks, kasus penyiraman air keras terhadap aktivis antikorupsi Andrie Yunus sempat menjadi perhatian publik dan dikecam berbagai pihak karena dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.
Kesimpulan
Klaim bahwa Natalius Pigai menyatakan kasus penyiraman air keras tidak ada kaitannya dengan dirinya adalah tidak benar. Pernyataan tersebut tidak pernah disampaikan dan bertentangan dengan sikap resmi yang justru mengecam tindakan tersebut. Unggahan tersebut merupakan konten palsu (fabricated content).
Sumber:
- https://turnbackhoax.id/articles/33195-salah-natalius-pigai-kasus-penyiraman-air-keras-tidak-ada-sangkut-pautnya-dengan-saya
- https://www.kompas.tv/regional/656782/respons-menteri-ham-soal-kasus-penyiraman-air-keras-ke-aktivis-kontras-kompas-malam
- https://arsip.cekfakta.com/archive/1774845980.656845/index.html